Pada tahun 2014, Wakil Gubernur Syaifullah Yusuf membuka tapak tilas dalam rangka menyusuri jalur perjuangan KH. R. As'ad Syamsul Arifin melintasi 100 desa untuk berebut senjata Belanda di gudang mesiu Desa Dabasan Bondowoso pada tahun 1947. Tak kurang dari 4000 peserta mengikuti kegiatan tersebut.
Pada 2002, Gus Dur membuka acara tersebut. Diikuti sekitar 5000 santri Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo.
Contact Person
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Agustus 2015
Kisah Ulama Berjuang Mengabdi Bangsa
Tersebutlah kisah, para pemberani dari barisan laskar-laskar perjuangan bergerak menuju Parakan. Ada Hizbullah, Sabillillah, Barisan Pemberontak Rakyat, Barisan Banteng, dan Laskar Pesindo. Ada apa di Parakan?
Barisan Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Sabilillah di bawah pimpinan KH Masykur.
Langganan:
Postingan (Atom)

